Home Gadget Nokia Smartphone: Infeksi Malware Jauh Lebih Berbahaya dari yang Anda Bayangkan

Nokia Smartphone: Infeksi Malware Jauh Lebih Berbahaya dari yang Anda Bayangkan

Secara keseluruhan, tingkat infeksi smartphone rata-rata 0,90%. Meningkat 83 persen selama semester kedua tahun 2016.

188
BAGIKAN

Benar, Nokia tidak lagi membuat perangkat mobile. Tapi, saat ini sedang menjalankan sebuah bisnis dalam hal keamanan internet mobile. Penelitian baru melaporkan kenaikan 83 persen pada infeksi smartphone di paruh kedua 2016.

Dua tahun lalu, Verizon menentang penyebaran malware pada perangkat mobile dan melaporkan bahwa 0,03 persen dari smartphone “high-levels” yang terinfeksi malware saat mengakses internet. Jelas, pernyataan ini lebih rendah 0,68 persen dari penelitian dua tahunan yang dilakukan oleh badan Kindsight Security Labs.

Tapi sebuah laporan terbaru dari Nokia, berdasarkan data dari jaringan mobile NetGuard Endpoint Security menunjukkan infeksi sebenarnya jauh lebih tinggi.

Menurut Nokia, tingkat infeksi di jaringan mobile memuncak pada bulan Oktober dengan nilai 1,35 persen, dan rata-rata 1,08 persen pada paruh kedua 2016. Tingkat infeksi rata-rata pada semester pertama adalah 0,66 persen, menunjukkan kenaikan 63 persen antar periode.

Hal ini di hitung dari infeksi bulanan pada smartphone dengan rata-rata 0,9 persen semester kedua, naik 83 persen dari 0,49 persen pada semester pertama.

Selama satu tahun, Nokia mengatakan bahwa infeksi pada smartphone naik 400 persen.

Data Nokia termasuk sekitar 100 juta perangkat di seluruh Eropa, Amerika Utara, Asia, Pasifik dan Timur Tengah. 81 persen infeksi menyerang perangkat Android, 15 persen perangkat Windows, dan 4 persen pada iPhone dan perangkat mobile lainnya. Hal ini mencatatkan bahwa serangan malware pada Windows menurun 22 persen pada semester pertama 2016.

Meskipun laporan Nokia tidak secara eksklusif berurusan dengan Android, ia memberikan penilaian Google terhadap laporan Review tentang Keamanan Android tahun 2016, yang akan dirilis awal bulan.

Google melaporkan infeksi perangkat Android 0,64 persen pada kuartal pertama 2016, meningkat 0,77 persen pada kuartal kedua, dan relatif menurun 0,67 persen dan 0,71 persen di kuartal ketiga dan keempat. Penilaian Google berdasarkan penelitian rutin dari layanan Verify Apps Android Anti-Malware.

Google mengatakan sejak 2014, infeksi pada Android kurang dari satu persen. Hal ini karena pengguna lebih mungkin mendownload aplikasi dari Google Play di 2016.

Statistik laporan dari NOKIA

Statistik Laporan Nokia