Home Flashnews Mampukah Malware XData Menyaingi Kepopuleran WannaCry?

Mampukah Malware XData Menyaingi Kepopuleran WannaCry?

384
BAGIKAN

Seminggu setelah serangan WannaCry menyebabkan kepanikan di seluruh dunia, kini serangan berikutnya sedang berlangsung. Penyerangan kali ini terjadi di Ukraina yang disebut “XData” menduduki peringkat kedua paling berbahaya. Diketahui oleh periset keamanan MalwareHunterTeam, komunitas yang minggu lalu mengingatkan ancaman WannaCry.

Malware XData Menyaingi Kepopuleran WannaCry
Source Code. (Foto: Cristian Coolen/ Flickr)

Periset keamanan, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa di Ukraina XData sudah memiliki tingkat infeksi tiga kali lipat dari WannaCry. Angka itu hanyalah perkiraan berdasarkan rincian yang disampaikan tim RansomwareID. MalwareHunterTeam telah mendeteksi sekitar 100 infeksi sejauh ini.

Lebih buruk lagi, tidak jelas bagaimana XData disebarkan, meski metode spam sepertinya tidak mungkin terjadi. “Ada banyak korban dalam waktu yang singkat”, tutur periset tersebut.

Sementara XData “hanya” di satu negara, namun kapan saja bisa dengan mudah menyebar. Seperti serangan WannaCry yang awalnya bermula di Rusia, Taiwan dan Spanyol tiba-tiba bisa menginfeksi di sejumlah negara.

Korban dalam penyerangan kali ini adalah sebuah pabrik serta perusahaan yang departemen akuntingnya mulai terinfeksi. Virus ini menyerang Windows Server 2008, Windows 7 dan Windows 10 dan “ada kemungkinan lain yang bisa terjadi” dikutip nyindir.com, Minggu (21/5) dari MalwareHunterTeam.

Kabar baiknya adalah XData telah menarik perhatian beberapa periset keamanan berbakat di seluruh dunia. Kabar buruknya, mereka tidak percaya ada berbagai cara untuk menginfeksi sebuah perangkat.