Home Genre Makna lagu “When We Were Young – Adele”

Makna lagu “When We Were Young – Adele”

17964
SHARE

Makna Lagu “When We Were Young – Adele” adalah lagu yang bercerita tentang nostalgia dengan teman-temannya dan ngobrol tentang hal-hal yang telah terjadi. Adele bertemu dengan temannya yang pernah melakukan kesalahan kepadanya. Inti dari lagu ini adalah bercerita tentang temannya yang melakukan kesalahan tersebut.

Adele merilis single ini dalam Album 25 pada hari Jumat. Album ini adalah salah satu album yang paling dinanti didunia. Tidak heran single “Hello” terjual lebih dari satu juga unit dalam satu minggu.

Di websitenya, Adele menjelaskan, “Catatan terakhir saya adalah rekor break-up (patah hati) dan jika aku harus melabeli album ini maka saya akan meyebutnya rekor make-up. Saya bercerita tentang diri saya sendiri. Mengingat waktu yang berlalu. “Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa dia merasa kurang nyaman bila harus mengingat masa lalu dan ingin  move-on secepatnya”. Dalam album ini dia mengingat kembali kenangannya saat berumur 25 tahun.

Dalam lagu “When We Were Young”, dia ingin berdamai dengan salah satu temannya. Hubungan mereka tampaknya telah berakhir buruk, dan itu tidak jelas apakah orang tersebut laki-laki atau perempuan mungkin juga hubungan yang romantis. (Menurut penulis, saya tidak menganggap hubungan tersebut romantis, tapi lebih merujuk pada orang tersebut sebagai laki-laki).

Arti Lagu “When We Were Young – Adele”

Setting lagu ini sedikit lebih rumit daripada saat didengar.

Dalam sebuah wawancara dengan SiriusXM Musik, Adele menjelaskan bahwa lagu ini di set saat pesta. Semua orang disana tahu satu sama lain ketika mereka masih muda, dan sekarang mereka semua lebih dari lima puluh tahun.

Lirik lagu ini lebih merujuk kepada nostalgia untuk masa lalu dan hal-hal yang tidak terjawab dalam kehidupan kita ataupun orang lain. Dalam Album 25 dan “When We Were Young” dia mencoba kembali untuk mendapatkan kesempatan kedua.

Ulasan tentang Nostalgia

Nostalgia

Menurut saya “When We Were Young” adalah lagu yang sangat indah dan ini memunculkan pertanyaan-pertanyaan tentang masa lalu kita. Haruskah kita tinggal di masa lalu? agar Kita bisa belajar dari masa lalu? Dan Dapatkah kita membuat masa depan kita lebih baik dengan melihat ke masa lalu?

Kita harus yakin untuk tidak kembali ke masa lalu dengan mengorbankan masa depan. Kita memiliki masa depan, kita telah move-on dari masa lalu. Dan kita harus menghadapinya (bukan maksud penulis Adele tidak siap untuk menghadapi masa depan). Tidak ada salahnya melihat kembali masa lalu (dan tentu saja, tidak ada salahnya dengan lagu ini), tapi saya lebih setuju bahwa masa lalu itu sendiri tampaknya lebih penting daripada hubungan dalam ” When We Were Young”.

SHARE
Wira
Ingin menjadi seorang hokage suatu hari nanti . Anti gaptex, mungkin udah panggilan jiwa !! .Penyuka hewan berbulu dan langka.