Home Genre Jika Nadya Fatira Seorang Penyendiri, Maukah Kamu Menemaninya?

Jika Nadya Fatira Seorang Penyendiri, Maukah Kamu Menemaninya?

163
BAGIKAN

Banyak cerita dari perjalanan seorang seniman sehingga ia menceritakan apa yang dialami melalui sebuah karya, salah satunya adalah musik. Selain interpretasi musik sebagai sarana untuk menghibur orang banyak, musik juga dapat mewakili perasaan atas apa yang mereka alami berdasarkan pengalaman ataupun cerita dari orang terdekat. Salah satunya adalah Nadya Fatira, yang menceritakan kisah pada single terbarunya berjudul Penyendiri. Jika Nadya Fatira seorang penyendiri, maukah kamu menemaninya? kalau penulis sih mau.

Apa sih, cerita menarik dari single yang berjudul Penyendiri ini, yuk intip!.

Bait pertama, Nadya bertanya “Apa yang kau fikirkan”, kepada temannya ketika ia “Saat ku ucapkan ku butuh kesunyian” ingin menyendiri. Bisa kah tidak mengganggu “Mampukah kau akui dirimu yang sejati”, dan selalu mengerti “Yang selalu mengerti” karena aku ingin merenung.

Bait kedua, Nadya mengatakan tidak ingin hiburan “Bukan sebuah hiburan” di tempat yang ramai “Ditengah keramaian yang ku butuhkan”, cukup ingin sharing berdua denganmu. Bisakah temannya memberikan solusi “Mampukah kau tenangkan”, karena aku sedang gelisah “Diriku yang dilanda kegelisahan”.

Bait ketiga, Nadya menjelaskan bahwa dirinya “Aku ini penyendiri” tak butuh keramaian “Yang tak butuh keramaian”, lalu setelah ia sendiri jenuh dengan menyendiri, Nadya meminta temannya “Yang ku butuh satu teman” meluangkan waktu untuk “Tempat berbagi cerita” mendengarkan  apa yang ia rasakan.

Bait Terakhir, Nadya mengatakan kepada temannya “Ooo… kau kan selalu tanyakan”“Apa yang bisa membuat aku tenang”, dan aku menjawab mungkin saling sharing dan meluangkan waktu “Mungkin hanya senyuman mungkin hanya genggaman” denganmu “Yang ku butuhkan”.

Kesimpulannya, single ini bercerita bahwa ia sedang jenuh dan meminta saran kepada temannya untuk memberikan solusi. Gimana gaes, mau jadi teman curhatnya Nadya?