Home Genre 7 Hal Yang Kita Pelajari Dari Justin Bieber Di Album Purpose

7 Hal Yang Kita Pelajari Dari Justin Bieber Di Album Purpose

24996
BAGIKAN

Justin Bieber kembali dan lebih baik daripada sebelumnya.

Penyanyi ini telah merilis album keempatnya, Purpose, yang sangat easy listening dan liriknya mudah di mengerti. Justin di bantu oleh Skrillex, Ed Sheeran, Produser ternama dan beberapa penulis. Lagu dari album ini sangat berbeda dari album sebelumnya. Memberikan kita pelajaran, apakah hidup ini hanya untuk memerhatikan salah satu bintang terkenal di dunia? Tentu tidak bukan.

Pada album Purpose, Justin lebih condong menyanyikan tentang Keyakinan, Cinta dan Patah Hati, terutama beberapa kesalahan yang pernah ia lakukan  dan mengingatkan kita bahwa dia bukanlah yang sempurna.

Berikut ini adalah 7 hal yang kita pelajari dari Justin Bieber di album Purpose.

1. Mark My Words

Bagian Lirik: “But I won’t let me lose you/ And I won’t let us just fade away/ After all that we’ve been through/ I’ma show you more than I ever could say.”

Makna Lagu: Sebuah lagu ballad yang slow, sederhana tapi memiliki arti penting. Lagu ini tentang mantannya Selena Gomez, agar tidak membiarkan orang yang kita cintai, kita sayangi pergi meskipun sedang tidak bersama “LDR”. Justin mengatakan kepada Selena Gomez untuk menunggunya, sehingga ia bisa menunjukkan betapa berartinya dia.

2. I’ll Show You

Bagian Lirik: “It’s like they want me to be perfect/ When they don’t even know that I’m hurting.”

Makna Lagu: Justin siap untuk menunjukkan kepada dunia bahwa ia telah berubah. Ya, dia telah membuat kesalahan, tetapi dia juga tidak memiliki kehidupan yang normal ketika dia masih remaja, tumbuh dalam sorotan media dan dalam setiap aktivitasnya ia selalu di kritik.

3. Love Yourself

Bagian Lirik: “Cause if you like the way you look that much/ Oh baby you should go and love yourself.”

Makna Lagu: Seseorang pernah melakukan kesalahan ketika Justin pertama kali terkenal. Bekerja sama dengan Ed Sheeran, mereka berdua menulis lagu tentang bagaimana seseorang mengambil keuntungan dari status selebritinya, tapi ia tidak memperdulikannya karena ia “caught up in my job – fokus dengan pekerjaannya” dan sebuah lirik keren “My mama don’t like you, and she likes everyone – Mama ku tidak seperti Anda, dan dia menyukai semua orang.”

4. Life Is Worth Living

Bagian Lirik: “Life is worth living, so live another day/ The meaning of forgiveness/ People make mistakes, doesn’t mean you have to give in.”

Makna Lagu: Justin Bieber bercerita tentang keyakinannya ketika ia berhasil melalui periode buruknya. Dalam sebuah wawancara dengan Complex, dia mengatakan bahwa keyakinannya membawanya ke “tingkat yang berbeda.” Sekali lagi ia mengatakan bahwa dia tidak “Sempurna”, tapi dia “bekerja lebih baik” dan satu-satunya yang dapat menilainya adalah Tuhan.

Justin meminta maaf dan ingin kamu tahu bahwa dia tidak sempurna.

5. Purpose

Bagian Lirik: “Feeling like I’m breathing my last breath/ Feeling like I’m walking my last steps/ Look at all of these tears I’ve wept/ Look at all the promises that I’ve kept.”

Makna Lagu: Ini mungkin adalah lagu yang menjelaskan bahwa Justin sangat membutuhkan-Nya. Setelah melalui periode buruknya dan menemukan kembali keyakinannya, dia menyadari dia telah diberikan karunia terbaik: “Purpose”. Saat Outro lagu ia mengatakan bahwa ia hanya manusia dan mencoba melakukan yang terbaik, tapi itu tidak selalu mudah untuk membuat keputusan yang tepat.

6. We Are

Bagian Lirik: “They ain’t never had your back like I got it/ They ain’t ever had trust like how we got it/ So they can’t help but to come and hate on it/ They see what we got and you know they want it, don’t question it.”

Makna Lagu: Lagu ini Justin berduet dengan Nas, mungkin juga bercerita tentang hubungannya dengan Selena dan bagaimana semua haters Jelena memiliki peran saat perpisahan mereka.

7. All In It

Bagian Lirik: “Still don’t condone it, love is a component/ You’re the only opponent, gotta seize the moment.”

Makna Lagu: Lagu terakhir  dari album “Purpose” yang mengatakan bahwa kamu harus melakukan segala hal dengan sepenuh hati “100%.” Sekali lagi, menjelang akhir lagu ini Justin mengingatkan bahwa tidak ada yang sempurna, dan yang paling penting adalah percaya dengan Tuhan.